43 billion won lawsuit by ADOR results in seizing of real estate owned by Danielle's mother & Min Hee-jin

Gugatan senilai 43 miliar won yang diajukan oleh ADOR berujung pada penyitaan aset properti milik ibu Danielle & Min Hee-jin

Estimated:  reading

Setelah ADOR memutuskan kontrak Danielle, mereka mengajukan gugatan terhadapnya, ibunya, dan mantan CEO Min Hee-jin dengan tuduhan bahwa ketiganya bertanggung jawab atas terhambatnya jalannya kegiatan dan proyek NewJeans. 

Gugatan ganti rugi tersebut semula menuntut kompensasi sebesar 43,1 miliar won (sekitar USD 30 juta) atas tuduhan tersebut, dan kini, dalam perkembangan terbaru gugatan tersebut, mereka telah memperoleh penyitaan sementara atas aset properti milik ibu mantan anggota NewJeans dan mantan CEO ADOR. 

Pada 2 Februari, pengadilan menyetujui penyitaan sementara yang diminta oleh ADOR dengan total sekitar 7 miliar won (sekitar USD 5,4 juta), dengan 5 miliar won dikenakan pada Min Hee-jin dan 2 miliar won dikenakan pada ibu dari mantan artis tersebut. Properti yang disita dari Min Hee-jin meliputi sebuah vila di Mapo-gu, yang telah disita sementara, dan sebuah apartemen di Yongsan-gu, Seoul, yang sebelumnya telah disita sementara oleh ADOR pada tahun 2025 atas dasar klaim sebesar 500 juta won. 

Dalam kasus ibu mantan anggota tersebut, vila miliknya di Gwangjin-gu, Seoul, dan kantornya di Anyang, Gyeonggi-do, disita melalui penyitaan sementara.

Namun, diperkirakan akan terjadi penundaan yang signifikan dalam proses gugatan senilai 43,1 miliar won tersebut setelah seluruh tim hukum yang mewakili ADOR mengundurkan diri per 24 April, hanya beberapa minggu menjelang sidang berikutnya yang dijadwalkan pada 14 Mei. Hal ini menyisakan waktu hanya tiga minggu bagi ADOR untuk mencari tim hukum baru, yang bertentangan langsung dengan permintaan Danielle agar persidangan dilakukan secara cepat agar tidak memperpanjang proses hukum, yang pada akhirnya akan semakin merusak citranya. 

Menyusul pengunduran diri massal tersebut, perwakilan hukum baik dari pihak Danielle maupun Min Hee-jin secara resmi meminta agar persidangan dilanjutkan sesuai jadwal. Mereka melanjutkan dengan menyatakan, “(pihak lawan) mengundurkan diri secara tiba-tiba. Sama seperti yang kami sampaikan pada sidang pendahuluan sebelumnya, kami berharap persidangan dilanjutkan sesuai rencana.” 

Dengan aset-aset kunci kini berada di bawah penyitaan sementara dan kedua belah pihak mendesak agar proses persidangan dilanjutkan sesuai jadwal, kasus ini tetap berjalan meskipun menghadapi hambatan prosedural yang semakin meningkat. Seiring pergantian tim hukum dan tenggat waktu yang semakin ketat, sengketa ini menyoroti kompleksitas yang semakin meningkat dan taruhannya yang tinggi seputar pertarungan yang sedang berlangsung, dengan semua pihak kini menanti langkah selanjutnya dari pengadilan dalam menentukan bagaimana persidangan akan dilanjutkan.