BTS' RM & j-hope face backlash over Chris Brown concert posts, backstage photos

RM & j-hope BTS menuai kecaman akibat unggahan konser Chris Brown dan foto-foto di belakang panggung

Estimated:  reading

RM dan j-hope dari BTS menuai kecaman dari para penggemar setelah menghadiri konser The R&B Tour milik Chris Brown dan Usher pada 12 Agustus di Toronto, membagikan video dari konser tersebut, dan kemudian tampil dalam foto-foto di belakang panggung bersama Brown. 

Kedua anggota BTS tersebut berada di Rogers Stadium untuk menonton pertunjukan kedua dari dua pertunjukan Brown dan Usher di Toronto. Meskipun kehadiran mereka dengan cepat menarik perhatian penggemar, sebagian besar kritik yang muncul berfokus pada dukungan mereka yang terlihat terhadap konser tersebut dan interaksi mereka dengan Brown setelahnya.

j-hope membagikan beberapa momen dari malam itu melalui akun Instagram pribadinya, termasuk cuplikan Usher saat membawakan lagu ‘Yeah!’ dan Brown di atas panggung. Ia juga mengunggah video selfie dirinya dan RM yang menari mengikuti lagu ‘Look At Me Now’ milik Brown. 

Brown kemudian membagikan foto dirinya berpose di belakang panggung bersama RM dan j-hope. Usher juga mengunggah foto-foto ketiganya bersama, termasuk momen mereka tertawa, berjabat tangan, dan berjalan di belakang panggung. 

Postingan-postingan tersebut kemudian memicu kritik di sebagian kalangan penggemar BTS, dengan para penggemar mempertanyakan keputusan RM dan j-hope untuk secara terbuka mengaitkan diri mereka dengan Brown mengingat riwayat kekerasan dan kontroversi hukum yang pernah dialaminya.

Penggemar mengkritik RM dan j-hope atas keterlibatan publik mereka dengan Brown

Sebagian besar reaksi negatif tersebut tidak hanya berfokus pada kehadiran RM dan j-hope di konser tersebut, tetapi juga pada video dan foto-foto yang diunggah setelahnya. 

Para penggemar di subreddit yang berfokus pada BTS mengkritik penilaian keduanya, dengan salah satu di antaranya menggambarkan penampilan tersebut sebagai “perilaku yang tidak peka dan mencerminkan hak istimewa laki-laki”. Penggemar lain mengatakan bahwa “penilaian mereka tidak selalu yang terbaik”. Penggemar lainnya mengungkapkan kekecewaan mereka di X.

Penggemar lain mempertanyakan mengapa member grup yang basis penggemarnya didominasi perempuan justru menghadiri konser Brown. Beberapa laporan mengutip sebuah postingan yang berbunyi: “kalau basis penggemarmu didominasi perempuan, menurutku setidaknya yang bisa lo lakukan adalah tidak menghadiri konser pelaku kekerasan yang terkenal itu, ga tau deh”. 

Seorang penggemar lain mengaitkan kontroversi ini dengan diskusi-diskusi terbaru seputar BTS, dengan menulis: “Iklan AI dan dukungan terhadap Chris Brown… apakah mereka mencoba mengingatkan kita bahwa mereka adalah laki-laki dan kita seharusnya kecewa pada mereka, atau bagaimana?”. 

Yang terakhir ini merujuk pada kritik terpisah seputar kolaborasi BTS dengan Google Gemini, yang telah membuat beberapa penggemar menggunakan tagar #ARMYsAgainstAI.

Riwayat Chris Brown menjadi inti dari reaksi negatif ini

Kritik seputar penampilan RM dan j-hope muncul dengan latar belakang riwayat hukum Brown yang panjang dan terdokumentasi secara luas. 

Pada tahun 2009, Brown mengaku bersalah atas tindak pidana penganiayaan berat terhadap mantan pacarnya, Rihanna. Ia kemudian menjalani hukuman penjara pada tahun 2014 karena melanggar masa percobaannya. Sejak itu, Brown telah menghadapi sejumlah tuduhan pelecehan seksual dan perilaku kekerasan dalam insiden-insiden terpisah. Baru-baru ini, pada 24 Juli, Brown mengaku bersalah atas tuduhan keributan massal terkait insiden perkelahian di luar sebuah klub malam di London pada tahun 2023. Sidang penetapan hukumannya dijadwalkan pada bulan Oktober. 

Kehadiran Brown di Toronto sendiri juga memicu pertanyaan karena sebelumnya ia pernah ditolak masuk ke Kanada. Pada Februari 2015, ia membatalkan konser di Toronto dan Montreal setelah ditolak di perbatasan Kanada. Perwakilannya mengatakan saat itu bahwa Brown ditolak masuk karena “masalah imigrasi”. 

Berbicara kepada The Toronto Star, para pengacara imigrasi menjelaskan bahwa orang-orang yang mungkin tidak memenuhi syarat untuk masuk ke Kanada karena catatan kriminal dapat mengajukan permohonan izin sementara untuk masuk ke negara tersebut. 

Pengacara imigrasi asal Toronto, Evan Green, mengatakan bahwa pihak berwenang mungkin akan menilai risiko dari mengizinkan seseorang masuk dengan mempertimbangkan alasan kunjungannya. Pengacara imigrasi yang berbasis di Montreal, Marisa Feil, menambahkan bahwa tidak ada pengecualian imigrasi khusus untuk selebriti, meskipun artis-artis ternama berpotensi menunjukkan alasan yang signifikan untuk masuk sementara karena komitmen ekonomi yang terkait dengan konser berskala besar.

Konser Brown dan Usher di Toronto memang sudah menuai kontroversi

Penampilan RM dan j-hope bukanlah satu-satunya hal dari The R&B Tour yang menarik perhatian. 

Salah satu segmen yang selalu ada dalam tur ini adalah saat Brown dan Usher mengajak penggemar naik ke atas panggung selama lagu ‘Can U Handle It?’ untuk menyanyikan lagu romantis bernuansa seksual. 

Pada pertunjukan sebelumnya di Nashville, beredar rekaman yang memperlihatkan seorang penggemar tampak tidak nyaman saat Usher melakukan rutinitas tersebut. Menurut laporan, penyanyi tersebut menyadari reaksinya dan memberi isyarat agar penggemar tersebut dibawa turun dari panggung.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by USA TODAY Entertainment (@usatodayentertainment)

Segmen tersebut memicu perbincangan lebih lanjut selama pertunjukan pertama di Toronto setelah beredar video yang memperlihatkan Brown melakukan rutinitas eksplisit bersama seorang wanita yang dibawa ke atas panggung. 

Kontroversi yang meluas tersebut menambah dimensi baru dalam perbincangan seputar kehadiran RM dan j-hope di konser tersebut, terutama karena para penggemar terus memperdebatkan keputusan keduanya untuk mengunggah rekaman dari malam itu dan bertemu Brown di belakang panggung.

Penampilan tersebut terjadi beberapa hari sebelum konser BTS di Rogers Stadium

Waktu kejadian tersebut juga menarik perhatian karena BTS dijadwalkan tampil di venue yang sama di Toronto tak lama setelahnya. Grup ini dijadwalkan menggelar tur dunia ARIRANG mereka di Rogers Stadium pada 22 dan 23 Agustus, sebagai bagian dari rangkaian tur Amerika Utara mereka yang sedang berlangsung. 

Baik RM maupun j-hope belum secara terbuka menanggapi reaksi negatif seputar kehadiran mereka, postingan media sosial, atau pertemuan di belakang panggung dengan Brown hingga artikel ini ditulis.