Pegunungan kembali memanggil. Jazz Gunung Series 2026 resmi kembali, menghadirkan perpaduan khas antara musik, alam, dan budaya ke dua lanskap paling menakjubkan di Indonesia.
Edisi mendatang menandai kembalinya Jazz Gunung Slamet yang telah lama dinantikan, bersamaan dengan Jazz Gunung Bromo yang selalu ikonik — menjanjikan para penggemar pengalaman jazz outdoor yang fresh dan berbeda.
View this post on Instagram
Setelah edisi terakhirnya pada 2024, Jazz Gunung Slamet kembali pada 27 Juni di Wana Wisata Baturraden, Banyumas. Lineup Fase 1 menampilkan MOCCA, NonaRia, dan Amelia Ong, yang akan menghadirkan pertunjukan intim namun semarak di lereng gunung.
Sementara itu, Jazz Gunung Bromo akan digelar pada 18–25 Juli di Amfiteater Jiwa Jawa Resort, Probolinggo. Gelombang pertama artis mencakup Bilal Indrajaya, Ali, Batavia Collective, Littlefingers, Kevin Yosua Big 6, dan Bromo Jazz Camp — perpaduan lintas genre yang mencerminkan identitas sonik festival yang terus berkembang.
Lebih banyak penampil diperkirakan akan diumumkan dalam beberapa bulan mendatang.
View this post on Instagram
Selain lineup, Jazz Gunung terus menonjol berkat etosnya. Festival ini baru-baru ini meraih penghargaan “Green Event of the Year”, memperkuat komitmennya terhadap keberlanjutan dan program yang ramah lingkungan.
Tahun ini juga memperkenalkan kategori tiket baru “Before Sunset” untuk Bromo — sempurna bagi penggemar yang ingin menikmati suasana awal tanpa harus mengikuti pengalaman sepanjang hari hingga malam.
View this post on Instagram
Detail tiket
Jazz Gunung Bromo
- 2-Day Pass: IDR 720,000 (Tribune) sampai IDR 3,060,000 (VVIP)
- 1-Day Pass: IDR 420,000 (Tribune) sampai IDR 1,860,000 (VVIP)
- “Before Sunset”: dimulai dari IDR 240,000
Jazz Gunung Slamet
- Regular: IDR 350,000
- VIP: IDR 480,000
Tiket tersedia melalui seketiket.com.
Like what you read? Show our writer some love!
-