SOZO, perusahaan acara budaya pop berbasis di Singapura yang berada di balik Anime Festival Asia (AFA), mengumumkan bahwa mereka secara resmi menjadi anak perusahaan yang dikonsolidasikan dari KADOKAWA Corporation. Langkah ini mengukuhkan hubungan jangka panjang antara kedua perusahaan, dengan tujuan untuk lebih mengembangkan budaya pop Jepang di seluruh Asia.
SOZO akan terus beroperasi sebagai entitas independen dengan kepemimpinan saat ini. Perusahaan ini menegaskan kembali komitmennya untuk menjadi platform netral yang terbuka bagi semua mitra dalam ekosistem anime, komik, dan game (ACG). Menurut Shawn Chin, Managing Director SOZO, “Misi kami tetap tidak berubah — SOZO terus menjadi platform netral yang menyambut semua mitra di ekosistem ACG.”
KADOKAWA, salah satu perusahaan konten terkemuka di Jepang, beroperasi di bidang penerbitan, video, game, pendidikan, dan platform digital. Akuisisi SOZO sejalan dengan strategi “Global Media Mix with Technology” untuk memperluas konten Jepang secara global melalui kolaborasi dan kemitraan regional.
Sebagai bagian dari jejak regionalnya, SOZO telah menyelenggarakan lebih dari 60 acara, termasuk AFA, yang telah menarik hampir 3 juta pengunjung sejak diluncurkan pada 2008. AFA Singapura 2024 tahun lalu menyambut sekitar 130.000 pengunjung selama tiga hari.
Pada tahun 2025, SOZO telah mendukung dan memproduksi berbagai acara dan konser terkait budaya pop Jepang di Asia, termasuk pertunjukan oleh MAN WITH A MISSION, YOASOBI, YUURI, dan Ghibli Original Singers Symphony, serta AFA Creators Super Fest di Jakarta dan Japan Music Festival Asia di Singapura.
CEO KADOKAWA, Takeshi Natsuno, menyatakan, “Kami melihat sinergi yang luar biasa antara perusahaan kami, dan kemitraan ini mewakili komitmen jangka panjang untuk mengembangkan ekosistem budaya pop Jepang bersama-sama.”
Like what you read? Show our writer some love!
-