Red Velvet’s IRENE on going solo, trusting herself & meeting Singapore ReVeluvs

IRENE Red Velvet berbicara tentang karier solonya, kepercayaan diri, dan pertemuannya dengan ReVeluvs Singapura

Estimated:  reading

Menjelang konser solo pertamanya di Singapura, IRENE memasuki babak baru — yang dibangun di atas kepercayaan diri, pertumbuhan, dan cinta yang begitu besar untuk para ReVeluv

Anggota Red Velvet ini akan segera menghadirkan tur I-WILL yang sangat sukses ke The Theatre at Mediacorp pada 4 Juli, setelah mampir di Seoul, Taipei, dan Makau. Pertunjukan ini digelar tak lama setelah perilisan album penuh debutnya yang mendapat pujian, Biggest Fan

Sebelum konser, IRENE berbincang dengan Bandwagon mengenai arti menjadi solois baginya, pesan di balik lagu ‘Biggest Fan’, bagian tersulit dari setlist-nya, serta hari libur impiannya di Singapura — yang menampilkan durian, nangka, dan manggis.

 
 
 
 
 
View this post on Instagram
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
 

A post shared by FriedRice Entertainment (@friedrice.live)

Anda pernah ke Singapura bersama Red Velvet, dan tahun lalu bersama SEULGI. Sekarang Anda di sini sendirian. Apa yang terasa paling berbeda kali ini, dan adakah sesuatu yang ingin Anda rasakan hal yang belum pernah kamu rasakan sebelumnya? 

Hanya dengan menggelar konser solo saja sudah memberikan makna yang sangat besar dalam hidupku. Saya pernah mengalami momen-momen kecemasan dan frustrasi, tetapi saya tidak akan pernah melupakan saat-saat ketika saya menyemangati diriku sendiri, menghibur diriku sendiri, dan berjanji pada diriku sendiri bahwa saya bisa melakukannya. Meskipun saya tidak yakin apa yang akan terjadi selanjutnya, saya bisa mengatakan dengan pasti bahwa keinginanku untuk terus mencoba hal-hal baru telah tumbuh jauh lebih kuat.

Melalui lagu ‘Biggest Fan’, Anda mengatakan bahwa pesan “jadilah penggemar terbesarmu sendiri” adalah sesuatu yang ingin Anda sampaikan kepada ReVeluv, dan juga kepada dirimu sendiri. Apa momen atau pengalaman yang membuatmu menyadari bahwa Anda sama-sama membutuhkan pesan itu seperti halnya mereka? 

Persiapan untuk konser ini membuatku menyadari sekali lagi betapa sangat pentingnya untuk percaya pada diri sendiri dan terus melangkah maju.

Setlist tur solomu sangat padat — mulai dari ‘Like A Flower’ hingga ‘Biggest Fan’ dan ‘Love Can Make A Way’. Lagu mana yang paling membuatmu kehabisan napas setelah membawakannya, dan lagu mana yang terasa seperti masa tenang?

Pasti tiga lagu pertama. Untuk pembuka, saya ingin menciptakan pertunjukan yang penuh energi tanpa mematikan lampu panggung, tapi saya rasa mungkin saya sedikit memaksakan diri! Di sisi lain, bagian dari ‘White Night’ hingga ‘Ka-Ching!’ adalah saat saya merasa paling tenang. Bagian ini sepenuhnya didedikasikan untuk ReVeluv, jadi hanya dengan melihat betapa bahagianya mereka, pikiran saya langsung rileks. 

Anda dikenal sebagai orang yang suka di rumah. Jika Anda punya 24 jam bebas sepenuhnya di Singapura tanpa jadwal, apakah Anda akan menghabiskannya menjelajah di luar atau tinggal di hotel — dan apa yang sebenarnya akan Anda lakukan dengan waktu itu? 

Saya akan pergi membeli buah-buahan favoritku — durian, nangka, dan manggis — lalu bersantai sambil memakannya di teras. Setelah itu, saya akan menyempatkan diri berolahraga sebentar, menyegarkan diri, dan pergi menikmati makan malam yang lezat. Dan begitu kembali ke hotel, sesi mukbang durian, nangka, dan manggis pun dimulai lagi!

Para penggemar Anda di Singapura telah menantikan konser solo ini. Apa yang ingin Anda sampaikan kepada mereka menjelang konser? 

Saya sangat bersyukur bisa bertemu dengan para ReVeluv Singapura melalui konser solo saya sendiri. Saya akan berusaha semaksimal mungkin agar kita bisa menciptakan kenangan indah bersama. Sampai jumpa di hari pertunjukan!


Klik di sini untuk membeli tiket konser 2026 IRENE ASIA TOUR [ I-WILL ] in SINGAPORE.